by

Obat Endometriosis Tanpa Operasi: Kondisi Penyebab Endometriosis

Endometriosis merupakan penyakit pada organ wanita dimana terdapat kelainan pada jaringan endometrium yang membuat tumbuh diluar rahim. Setiap bulan wanita mengalami penebalan di dinding rahim dan bersiap melakukan pembuahan, jika tidak terjadi pembuahan maka dapat lapisan endomatrium akan meluruh dan menjadi darah saat keluar dari vagina. Obat endometriosis tanpa operasi saat ini lebih banyak digunakan untuk menghindari efek samping.

Gejala yang ditimbulkan seperti rasa sakit ketika berhubungan, nyeri saat buang air kecil maupun besar, susah hamil dan nyeri punggung. Jika gejala muncul dapat mengonsumsi obat pereda nyeri dan melakukan terapi hormon sehingga akan mengurangi kadar estrogen. Dapat juga mengonsumsi pil KB untuk mencegah endometriosis yang lebih parah.

Berikut adalah beberapa kondisi penyebab endometriosis diantaranya:

  • Retrograde menstruation yang memiliki darah menstruasi dengan sel endometrium yang mengalir lalu kembali menuju saluran tuba dan masuk dalam ronggal palur, sel endometrium yang menempel di dinding pelvis maupun permukaan organ panggul menjadi tempat sel tumbuh dan akan terus menebal setiap memasuki siklus haid.
  • Transformation of peritoneal cells yang membuat kekebalan tubuh mendorong sel pelapis sisi dalam perut menjadi miril dengan sel endometrium
  • Embryonic cell transformation dimana hormon estrogen berubah menjadi sel embrionik, sel yang dalam tahap perkembangan awalnya menjadi implan seperti endometrium selama pubertas.
  • Surgical scar iplantation yang terjadi setelah operasi caesar maupun histerektomi sehingga membuat sel endometrium menempel pada sayatan bedah.
  • Endometrial cell transport dimana sistem pembuluh darah maupun cairan jaringan akan mengangkut sel menuju bagian lain di tubuh.
  • Immune system disorder merupakan masalah kekebalan yang membuat tubuh tidak mengenali sehingga menghancurkan jaringan dan membuat endometrium tumbuh di luar rahim.

Pantangan untuk penderita endometriosis adalah tidak mengonsumsi makanan dengan lemak trans tinggi seperti cepat saji, makanan goreng dan olahan. Selain itu, mengonsumsi daging merah yang berlemak, memiliki gluten, sering mengonsumsi alkohol dan sering minum minuman berkafein lebih dari 4 gelas per hari. Untuk itu penderita perlu mengonsumsi makanan serat sehingga akan meringankan perut kembung, mengonsumsi makanan yang mendorong zat besi serta asam lemak omega 3 yang akan memberikan rasa ringan terhadap gejala.

Berikut adalah cara mengatasi nyeri karena endometriosis diantaranya:

  • Mengatur makanan dengan makanan yang kaya vitamin A, vitamin C dan memiliki antioksidan, dan menghindari makanan yang tidak sehat.
  • Melakukan olahraga teratur sehingga akan mengurangi nyeri, hal ini karena distribusi oksigen dan sirkulasi darah menjadi lancar dan membuat tubuh lebih bugar dan terhindar dari stress karena lepasnya hormon endorfin sebagai penimbul rasa bahagia dalam diri.
  • Belajar relaksasi otot sehingga akan melepaskan otot dengan membayangkan tempat indah dan damai sehingga akan membuat rasa santai.
  • Mengatur pernapasan dengan napas sedalam-dalamnya dengan hidung lalu melepasnya melalui hidung sehingga akan merasa lebih baik.
  • Melakukan gerakan yoga sederhana untuk meregangkan otot perut dan panggul saat sedang nyeri haid.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai dengan anjuran dokter tanpa berlebih.

Obat endometriosis tanpa operasi dengan jahe yang dididihkan kemudian menambahkan teh madu yang dikonsumsi selama 3 hari. Dapat juga menggunakan castor ooil dengan mencelupkan kain bersih dengan minyak jarak lalu mengompresnya ke bagian atas perut sehingga akan mudah dalam meringankan gejala. Flaxseed dapat dicoba untuk membantu menghilangkan racun pada tubuh, begitu pula dengan penggunaan kunyit menjadi bubuk dengan penambahan lemon untuk dikonsumsi sekali sehari.

News Feed